Filosofi-filosofi yang Ada pada Setiap Kopi

Di zaman yang modern ini kopi tidak lagi menjadi minuman yang hanya di nikmati oleh orang-orang Ethopia. Tercatat kopi di tanam oleh orang-orang Ethopia dari abad ke-9 dan disebarluaskan ke Afrika Utara oleh bangsa arab. Di Afrika Utaralah yang memproduksi biji kopi secara massal dan di sebarluaskan ke Asia dan Eropa. Kini kopi bisa di nikmati oleh siapa saja, ada banyak kopishop yang beredar di dunia, namun masih banyak yang belum tahu filosofi di setiap kopi.

credit by bbc

1. FILOSOFI KOPI INSTAN

Banyak dan berbagai toko pasti menjual apa itu yang namannya kopi instan. Dengan caranya yang mudah yaitu hanya menggunakan air panas untuk menyeduhnya, banyak orang yang memilih kopi instan sebagai teman untuk menikmati indahnya pagi hari.

Filosofinya: Penggemar kopi instan itu adalah orang yang terburu-buru dan biasanya ingin segala sesuatu cepat dan segera, tanpa perlu bersusah payah. Tetapi baginya waktu adalah hal yang harus dihargai.

credit by unsplash

2. ESPRESSO

Warnanya yang hitam dan aroma kopi yang yang sangat kuat, dibuat langsung dari biji kopi dengan menggunakan kadar air yang sangat sedikit. Berkat teknologi mesin dari Italia, kopi yang dikenal pahit ini diolah dalam waktu yang singkat dan memakai gelas kecil yang biasa ada di restauran-restauran terkenal.

Filosofinya: Penggemar kopi yang satu ini menyukai pengalaman yang menjanjikan, keras, dan penuh tantangan. Biasanya penggemar espresso adalah orang yang kreatif.

credit by unsplash

3. CAPPUCCINO

Kopi yang disajikan dengan keindahan dan kelembutan ini merupakan perpaduan kopi espresso dan susu yang menghasilkan warna coklat mirip pakaian para biarawan capuchin. Cappuccino adalah kopi yang paling banyak disukai orang karena keindahan dan aromanya yang wangi.

Filosofinya: Penggemar kopi cappuccino adalah orang yang santai dan tidak terburu-buru. Kehidupan baginya seperti menikmati cappucino, ringan namun tetap nikmat.

credit by lifestyle.okezone

4. KOPI NON KAFEIN

Kopi itu memang menganduh zat berbahaya yang bernama kafein. Tetapi perlu kalian tahu bahwa terdapat kopi yang tidak memiliki kafein. Ini biasanya dikonsumsi oleh orang-orang yang suka aroma kopi tapi takut akan kafeinnya.

Filosofinya: Penggemar kopi non kafein ini biasanya dia sangat mengutamakan kesehatan dibanding apapun. Dia akan sangat takut untuk mengambil resiko.

credit by stonewoodgrill

5. KOPI GILING

Ada yang menyukai kopi hasil gilingannya sendiri, biasanya disebut kopi giling. Biasanya penyuka kopi giling akan membeli biji kopi dan diolah sendiri dengan gilingannya, karena dia menganggap lebih nikmat pembuatan di mulai dari awal.

Filosofinya: Penggemar kopi giling biasanya dirinya selalu ingin mengerjakan segala sesuatu sendiri dan tidak mau diganggu oleh siapapun. Bisa pula diartikan, dia tidak mudah percaya pada orang lain.

Itulah Filosofi kopi dari beberapa jenis kopi yang sering diminum. Quote yang tepat untuk artikel diatas adalah sebagai berikut ” kopi akan pahit jika tidak diberi gula, kopi akan manis jika kita beri gula. begitu juga hidup kamu, jika kamu masih belum merasakan manisnya hidup coba kalian beri pemanis. Takaran gula yang diberi kopi juga harus pas, kalo kekurangan rasanya ga maksimal, dan jika gulanya kebanyakan juga terasa ga’ enak, akan kemanisan. coba terus memberi pemanis dalam hidup kamu, sampai kamu tau takaran pas pada kopi itu.”

sumber utama: http://hallobro.com/inilah-filosofi-kopi-dari-beberapa-jenis-kopi-yang-kalian-minum-setiap-hari/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *