Asal Muasal Virus Corona yang Viral dan Gejalanya

Baru-baru ini dunia dikejutkan dengan fenomena war world Z atau virus corona yang menjadi pusat perhatian. Virus ini pertama kali mewabah di Wuhan China. Corona virus menjadi viral ketika sebuah video amatir menunjukan masyarakat cina yang tiba-tiba berjatuhan begitu saja.

Penyebaran virus ini kebanyakan dari hewan kemanusia, apalagi sejumlah penderita awal yang terjangkit berasal dari Huanan seafood market di Wuhan.

Pasar yang terletak di pusat kota Wuhan tidak hanya menjual seafood saja pasar ini terkenal dengan berbagai jenis makanan unik. Mulai dari anak serigala, rubah hidup, buaya, salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta hingga musang.

Berbagai binatang yang dijual di pasar itu merupakan spesies yang terkait dengan epidemi sebelumnya, yakni Server Acute Resporatory Syndrome (SARS), yang diyakini masih sejenis dengan virus corona.

CDC mengatakan, gejala virus corona akan muncul dalam 2 hingga 14 hari setelah pasien terpapar. Kesimpulan ini didasarkan pada masa inkubasi virus MERS. Bagi orang yang mengalami gejala virus corona sebagaimana disebutkan di atas, sebaiknya segera menghubungi layanan kesehatan terdekat.

Penularan dari manusia ke manusia ini mirip MERS dan SARS, yang diperkirakan terjadi melalui cairan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan bagaimana influenza dan patogen pernapasan lainnya menyebar. Penyebaran SARS dan MERS di antara manusia terjadi karena kontak dekat.

KENALI GEJALANYA

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), gejala virus corona dapat muncul dengan penyakit saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, mirip dengan flu biasa.

Gejala lainnya termasuk:

  • pilek,
  • batuk,
  • sakit tenggorokan,
  • mungkin juga disertai sakit kepala dan mungkin demam, yang dapat berlangsung selama beberapa hari.

Bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang tua dan anak-anak, ada kemungkinan virus dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius, seperti pneumonia atau bronkitis. Dan terpenting mengetahui riwayat perjalanan dan kontak orang terinfeksi.

Hingga saat ini, belum ada pengobatan atau vaksin yang direkomendasikan untuk mengatasi virus corona. Orang yang terinfeksi 2019-nCoV harus menerima perawatan intensif untuk membantu meringankan gejala virus corona. Jika gejala semakin parah, maka penderita harus segera mengunjungi layanan medis.

  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
  • Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Tetap di rumah saat sakit. Tutupi batuk atau bersin dengan tisu, lalu buang tisu ke tempat sampah.
  • Bersihkan dan disinfeksi benda dan permukaan yang sering disentuh.

Langkah-langkah tersebut sebaiknya dilakukan setiap hari untuk membantu mencegah penyebaran beberapa virus, termasuk corona virus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *