Perayaan Imlek dan Sejarah ‘Angpau’

Ketika mendengar kata “imlek” pasti yang ada di kepala kamu “angpau”. Saat tahun baru imlek, angpau menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi yang merayakan.

Kamu semua sudah tidak asing lagi dengan yang namanya angpau, tapi apakah kamu semua mengetahui makna dan sejarah dari angpau?

sejarah angpau
popular-world.com

Angpau umumnya tidak hanya ada saat perayaan tahun baru imlek. Angpau sering di berikan saat pertemuan keluarga seperti pernikahan, ulang tahun dan acara-acara tertentu lainnya.

Angpau melambangkan kegembiraan dan semangat yang akan membawa nasib baik. Warna merah angpau melambangkan ungkapan semoga beruntung dan mengusir energi negatif. Oleh sebab itu, angpau tidak diberikan sebagai ungkapan berbelasungkawa karena akan dianggap si pemberi bersukacita atas musibah yang terjadi di keluarga tersebut.

bagi-bagi angpau saat imlek
grid.id

Umumnya para pemberi angpau adalah pasangan yang sudah menikah, sementara penerimanya adalah orang yang belum menikah atau anak kecil.

Angpau yang dibagikan pada Tahun Baru Imlek mempunyai istilah khusus yaitu “Ya Sui,” artinya hadiah untuk anak-anak berkaitan dengan pertambahan umur di tahun yang baru.

idntimes.com

Di zaman dulu, hadiah tersebut bukan berupa uang seperti yang umum terjadi sekarang, melainkan berupa manisan, permen, atau kue-kue. Tradisi memberi uang sebagai pengganti makanan baru muncul pada zaman Dinasti Ming dan Qing.

Dalam memberikan angpao ternyata tak boleh dilakukan secara asal-asalan. Ada aturan khusus yang harus dilakukan bila ingin makna berbagi angpao bisa dirasakan.

Dalam tradisi China, dilarang mengisi uang dalam angpao dengan nomor ganjil karena identik dengan pemakaman. Selain itu, hindari uang yang bila dijumlahkan terdapat angka empat karena bermakna kematian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *